Posts

Showing posts from 2009

Taste

Bacaan: Matius 15:13-16 Ayat Mas: Matius 15:13 Rasa membuat makanan dicari dan dikenang orang, Entah itu pedasnya ri-ca-rica, masamnya mangga muda, manisnya coklat, pahitnya kopi, atau asinnya sayur asin. Manusia menyukai makanan yang punya taste (rasa). Kita tidak suka makanan yang hambar, kecuali terpaksa bila sedang sakit. Taste, walaupun hanya sampai di ujung lidah tetapi menjadi sesuatu yang sangat penting. Matius 5:13 juga berbicara tentang taste. Tuhan Yesus menyampaikan bahwa para murid-Nya harus memiliki taste di dunia ini, sehingga kehadiran mereka dirasakan dan dikenang oleh orang lain. Orang kristiani yang yang tidak punya taste ibarat garam yang kehilangan rasa alias tidak ada gunanya. Perkataan itu keras dan begitu tajam, tetapi itulah panggilan yang kita terima dari Tuhan sebagai anak-anak-Nya. Harus memiliki taste supaya kehadiran kita dapat dirasakan dan dikenang oleh orang lain. Oleh sebab itu, hal yang harus selalu kita tanyakan kepada diri kita sendiri, di mana pu...

TAK ADA ALASAN

Baca: Yohanes 13:12-17 Ayat Mas: Yohanes 13:15 Ada sebuah lagu yang biasa kita nya­nyi­kan saat hendak memulai pela­yan­an atau berkomitmen kembali untuk me­la­yan­i. Liriknya berbunyi demikian: Me­la­yan­i, melayani lebih sungguh/Melayani, me­la­yani lebih sungguh/Tuhan lebih dulu me­la­yani kepadaku/Melayani, melayani le­bih sung­guh. Lagu ini mengajarkan kepada kita se­bu­ah alasan mengapa kita harus melayani le­bih sungguh, yaitu karena Tuhan telah le­­bih dulu melayani kita. Bagian firman Tuhan hari ini memuat contoh bagaimana Tuhan lebih dulu melayani manusia. Tuhan ber­inisiatif untuk membasuh kaki murid-mu­­rid-Nya. Membasuh kaki adalah pe­ker­ja­an yang seharusnya dilakukan oleh se­­orang hamba atau seseorang yang me­mi­liki posisi lebih rendah. Jadi, tidak sewajarnya seorang guru mem­ba­suh kaki muridnya. Seharusnya yang terjadi adalah murid mem...