Posts

Showing posts from November, 2008

SERIBU BANDING SATU

Bacaan: Kejadian 40 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Mazmur 23:3 Salah satu dialog film Dumb and Dumber yang masih saya ingat adalah ketika Jim Carey menyatakan cinta kepada seorang wanita. Wanita itu menolak tetapi Jim Carey tidak menyerah, Jim bertanya tentang kesempatan yang dia miliki untuk mencintainya, lalu si wanita tersebut mengatakan seribu banding satu. Jim bersorak dengan gembira ”wow, itu berarti saya masih memiliki kesempatan”. Itu adalah kisah konyol dari sebuah film komedi tetapi bila ada orang yang seoptimis Jim maka orang tersebut akan selalu bersyukur atas setiap kesempatan yang dia miliki, walaupun kecil tetapi dia akan menggunakannya sebaik mungkin. Yusuf menjadi orang yang tidak memiliki sebuah pengharapan ketika dia masuk kedalam penjara tetapi dia berhasil melihat sebuah kesempatan yang hampir mustahil ketika dia menterjemahkan mimpi juru minuman dan juri roti raja Firaun. Alkitab mencata bahwa kesempatan itu ke...

SEDERHANA TAPI BERHARGA

Bacaan: Kisah para Rasul 9:36-39 “…manusia melihat apa yang didepan mata, tetapi Tuhan melihat hati” (1 Samuel 16:7) Pelayanan apa yang dianggap paling berharga? Biasanya pikiran kita tertuju langsung kepada pelayanan yang sudah biasa kita lakukan seperti pemimpin pujian, paduan suara, penginjilan pribadi, pembesukan dan lain sebagainya. Sadar atau tidak sadar ternyata kita sudah memersempit arti dari sebuah pelayanan. Hari ini kita belajar dari Dorkas. Siapa Dorkas? Alkitab tidak terlalu banyak member keterangan mengenai beliau. Dorkas hanya disebut sebagai seorang murid perempuan dari Yope, yang memiliki nama lain Tabita dan dia dicatat sebagai orang yang baik hat idan banyak memberi sedekah khususnya dalam hal menjahit pakaian bagi para janda. Jika kita bandingkan dengan para murid Yesus seperti Petrus atau paulus, nama Dorkas kurang populer dan apa yang dilakukannya mungkin tak “sehebat” murid yang lain. Tetapi walaupun demikian apa yang telah dilakukannya tetap berharga di ma...

Makna sebuah Penderitaan

Bacaan: Ayub 1:1 dan Ayub 42:1-6 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau” (Ayub 42:5) Kita sering mendengar ungkapan seperti ini “lho mengapa dia mengalami hal itu ya … padahal dia itu orangnya baik lho … aduh kasihan ya”. Rasanya tidak adil bila ada orang yang baik tetapi hidupnya menderita. Ibarat orang yang tidak bersalah tetapi harus dihukum. Kita selalu memiliki konsep bahwa orang baik itu seharusnya diberkati oleh Tuhan, walaupun mengalami kesulitan tetapi dalam sekejap saja langsung ditolong oleh Allah. Tetapi tidak demikian dengan Ayub. Ayub 1 mencatat bahwa Ayub adalah seorang yang saleh, bahkan Allah sendiri yang memujinya, tetapi heran, dalam pasal-pasal berikutnya yang ditulis dalam kisah Ayub bukanlah berkat Tuhan tetapi penderitaan. Ayub dari seorang yang kaya dalam sekejap menajdi miskin. Dari orang yang sehat menjadi sakit. Anak-anaknya tewas dalam sebuah kejadian. Istri dan teman-temannya meningga...

Halus Tetapi Mematikan

Bacaan: 2 Tawarikh 32:24-33 Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat. Amsal 8:13 Kesombongan. Dosa yang paling disukai oleh Iblis tetapi paling dibenci oleh Allah. Mengapa Iblis menyukainya? Karena kesombongan bersifat halus bahkan kita sering tidak sadar bahwa kita sedang menyombongkan diri dan kesombongan bisa merasuki siapa saja termasuk orang yang memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan. Hizkia contohnya. Membaca seluruh kisah kehidupan Hizkia maka kita bisa mengambil kesimpulan bahwa dia adalah seorang raja yang memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan. Hizkia selalu mendahulukan Tuhan dan taat kepada setiap perintah Tuhan. Maka tak heran jikalau Tuhan memberkati hidupnya. Tetapi sayang seribu sayang, diakhir perjalanan hidupnya dia jatuh kedalam dosa keangkuhan (kesombongan). Dari kisah Hizkia kita bisa belajar bahwa dosa kesombongan bisa merasuki siapa saja termasuk kita...