SUNGAI DI PADANG GURUN
Kejadian 43:1-14
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Mazmur 23:4
Mazmur 23:4
Hampir dari semua orang Kristen tahu kisah dibalik penulisan lagu ”It Is Well O my Soul”. Lagu itu menggambarkan iman yang luar biasa dari sang penulisnya Horatio G. Spafford. Di tengah rasa duka karena kehilangan empat orang anaknya yang tenggelam di samudera Atlantik. Tetapi ditengah permasalahannya yang besar tersebut dia bisa melihat bahwa ada penyertaan Tuhan di dalam hidupnya, sehingga dia bisa mengatakan ”tenanglah jiwaku, tenanglah jiwaku”.
Yakub adalah sosok yang hidupnyapun dipenuhi dengan rasa duka. Setelah anak kesayangannya dikabarkan telah mati kini dia harus siap-siap kehilangan anak bungsunya Benyamin. Dia tahu bahwa hal adalah hal yang sangat sulit bagi dirinya, bahkan dirinyapun menyebut apa yang dialaminya sebagai malapetaka. Tetapi di tengah segala rasa dukanya ternyata Yakub masih bisa mengingat akan Tuhan sehingga dia berdoa kepada Allah yang maha kuasa agar tetap menyertai dirinya dan anak-anaknya.
Ditengah segala kesulitan hidup kita harus tetap belajar bahwa Tuhan adalah Tuhan yang tak pernah meninggalkan kita. Kemaha-kuasaannya masih akan tetap menyertai anak-anakNya. Inilah hal yang patut kita syukuri. Memang seringkali kita tidak melihat tangan Tuhan yang beserta kita tetapi kita harus selalu ingat bahwa hal itu bukan berati Tuhan tidak beserta dengan kita. Tuhan memang sering membiarkan kita hanya melihat padang gurun yang gersang tetapi sesungguhnya dia telah menyiapkan sungai didepannya. (RY)
Ditengah kesulitan apapun
ingatlah akan penyertaan Tuhan
ingatlah akan penyertaan Tuhan
Comments