Dibentuk melalui Pelayanan

Pada waktu kita melayani Tuhan, sebenarnya siapa yang melayani? kita yang melayani Tuhan atau Tuhan yang melayani kita? kita yang bekerja bagi Tuhan atau Tuhan yang bekerja bagi kita? kita yang berkorban bagi Tuhan atau Tuhan yang berkorban bagi kita?
ya memang ada sesuatu yang kita keluarkan didalam pelayanan, entah itu tenaga, pikiran, uang bahkan perasaan, tetapi sesungguhnya Tuhanlah yang lebih banyak bekerja dan berkorban bagi kita. Logikanya demikian, bisa nggak Tuhan membuat orang banyak untuk menjadi percaya dalam sekejap? jawabannya bisa. nah, coba bandingkan dengan apa yang kita lakukan, berapa orang yang kita bawa kepada Tuhan dalam penginjilan pribadi kita? sehari satu?seminggu satu?sebulan satu? entah berapa kalipun pada intinya tetap lebih lambat dibandingkan Tuhan yang kerjakan, betul tidak? Jadi siapa yang berkorban dalam hal ini? Tuhan. Tuhan rela pekerjaanNya menjadi lebih lambat karena Dia mau memakai kita.
Kalau begitu mengapa Tuhan mau melibatkan kita dalam pekerjaanNya?
jawabannya sederhana, karena Dia mau membentuk kita melalui pelayanan.
Bagaimana caranya Tuhan membentuk kita dalam pelayanan?
Melalui konflik, tekanan (dimarahin orang, kadang disalahkan dan disalah mengerti), melihat karya Tuhan yang bekerja, ketergantungan kita kepada Tuhan dll.
Contohnya?
Musa. Didalam pelayanannya, Musa mendapat tekanan bukan hanya dari luar tapi juga dari dalam bangsa Israel sendiri, dia pernah dimarahin orang Israel, disalahkan dan disalah mengerti, diberontaki oleh Miryam dan Harun, dibuat kesal, tetapi juga diijinkan melahat karya Tuhan yang luar biasa
Apa jadinya Musa?
Musa dari orang yang kurang taat menjadi Taat, pengenalan tentang Allah menjadi bertumbuh, lebih kuat dan tenag dalam hal menghadapai tekanan, dari orang yang tidak percaya diri menjadi orang yang percaya diri.
Kesimpulannya?
Melalui pelayanan, Allah memakai segala cara untuk membentuk kita menjadi lebih indah dan serupa dengan diriNya.
Aplikasinya?
  • Ubahlah konsep bahwa kiya yang berkorban bagi Tuhan
  • Yang sedang melayani tetaplah melayani dengan sukacita
  • Yang belum melayani ayo cepat-cepat memenuhi panggilan Tuhan ini
  • Yang udah mau mundur - stop. Jangan mundur, karena anda akan rugi sendiri.

Comments

Popular posts from this blog

Tali Sipat

TAK ADA ALASAN