SPIRITUAL LEADERSHIP
- Tujuan kepemimpinan secara umum adalah mewujudkan visi misi yang sudah jelas, sudah tertulis dalam diri si pemimpin atau perusahaan. Sedangkan tujuan kepemimpinan Rohani adalah mewujudkan visi misi Tuhan yang empunya kerjaan, yang walalupun sudah tertulis dalam Alkitab tetapi tetap harus melewati sebuah relasi secara pribadi denganNya
- Kepemimpinan secara umum dapat dijalankan dengan cara memberi tekanan kepada pengikut kita, tetapi Kepemimpinan Rohani bersifat sukarela, orang boleh memilih ikut kita atau tidak
- Kepemimpina Rohani membawa setiap orang mau tidak mau harus mengikuti apa maunya kita atau perusahaan, tetapi Kepemimpinan Rohani membawa orang untuk taat kepada perintah Tuhan, yang secara notabene mereka memiliki kehendak bebas untuk melakukannya
- Kepemimpinan Umum dapat memberikan punishment langsung kepada orang yang tidak taat sedangkan punishment dalam Kepemimpinan Rohani adalah haknya Tuhan bukan sipemimpin.
- Kepemimpinan Umum tidak terlalu menuntut teladan dan kesucian semua pihak yang terlibat sedangkan Kepemimpinan Rohani sangat menuntut teladan si pemimpin dan kesucian semua piha yang terlibat
Ketika saya membedakan ini bukan berarti bahwa semua kepemimpinan yang non rohani itu tidak baik, karena pada hakekatnya Kepeimpinan apapun di dunia ini, entah itu politik, ekonomi, perusahan, bank, sekolah dapat menjadi kepemimpinan Rohani jikalau si pemimpin menjalankan roda kepemimpinannya sesuai dengan yang Tuhan inginkan, toh kita bekerja di dunia dalam bidang apapun bisa dipakai untuk mendatangkan kemuliaan Tuhan. Justru sebaliknya, kepemimpinan digereja tidak serta merta dapat langsung disebut kepemimpinan rohani, jikalau di gereja tersebut tidak mengikut sertakan Tuhan dan tidak menjalankan vivi misinya Tuhan, maka kepemimpinan digereja itupun tidak bisa disebut sebagai kepemimpinan rohani.
Comments