Keluaran 14

DIPIMPIN KE JALAN BUNTU

Ketika Allah memanggil Musa untuk memimpin Israel berjalan keluar dari Mesir, maka Allah berfirman agar mereka berkemah di tepi laut. Berkemah di tepi laut???? Ini sih jalan buntu, sebab di depan mereka terbentang lautan yang luas sedangkan kiri kanan terbentang padang gurun yang luas. Itulah sebabnya kabar yang sampai ke telinga orang Mesir adalah orang Israel tersesat di padang gurun.
Mengapa Tuhan memimpin kejalan yang buntu, oh ternyata Tuhan sedang mempersiapkan jalan untuk menyatakan kemuliaanNya.
Musa bukanlah seorang yang bodoh, dia mengerti betul kondisi negeri Mesir. sayapun yakin bahwa dia mengerti bahwa tepi laut adalah jalan yang buntu. Dan jalan buntu itu berarti bunuh diri (bila orang Mesir mengejar) Musa sebagai orang yang dibesarkan di Mesir seharusnya tahu tempat mana yang aman untuk berkemah sekaligus berlindung bila orang Mesir mengejar.
Tetapi sekali lagi Musa TAAT terhadap segala yang diFirmankan Allah - walalupun harus masuk kejalan buntu. Mengapa TAAT? karena Musa tahu siapa yang menuntun bangsa ini dan siapa yang sedang berperang bagi bangsa ini yaitu Allah.
Kondisi iman Musa ternyata sangat berbalik dengan bangsa Israel, walaupun pada saat itu tiang awan dan tiang api masih ada disitu, tetapi ketika mereka menemui jalan buntu, mereka masih berteriak, mengeluh, menggerutu dan meyesali mengapa harus ikut Tuhan? mereka lebih mengingini kembali ke Mesir.
KeTAATan - membutuhkan "diam" dan "melihat' bagaimana Tuhan bekerja, walalupun itu ada di jalan buntu.

Comments

Popular posts from this blog

Tali Sipat

TAK ADA ALASAN