Ezra 8

Mengandalkan Tuhan

Mengapa Ezra malu untuk meminta pengawalan tentara kerajaan dalam perjalannya menuju Yerusalem (ay. 22)? Alkitab menyatakan karena Ezra sudah “terlanjur” berbicara kepada raja bahwa Tangan Allah akan melindungi mereka (ay. 22). Kalau kita melihat sekilas yang menjadi alasan dari Ezra ada kesan bahwa Ezra kurang berhikmat. Kalau memang membutuhkan kenapa tidak mengakuinya dan memintanya saja, toh tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Memang tidak ada yang salah bila Ezra meminta pengawalan dari pihak kerajaan. Tetapi bila Ezra tetap tidak mau melakukannya bukan karena sebuah gengsi pribadi, melainkan masalah pembuktian iman. Ezra beriman bahwa bila Allah yang memulai pekerjaan pembangunan maka Allahpun pasti akan menjaga umatNya untuk melangkah menuju Yerusalem. Yang kedua, Ezra lebih suka mengandalkan Allah daripada manusia, itulah sebabnya dia berdoa puasa kepada Allah. Ezra tahu bahwa dia butuh pengawalan tetapi dia lebih suka memohon kepada Allah dari pada ke pihak kerajaan.
*Mengandalkan Tuhan itu jauh lebih sulit dibanding dengan mengandalkan manusia. Mengapa? karena Tuhan tidak terlihat sedangkan manusia lebih kelihatan. Oleh sebab itulah manusia lebih suka mengandalkan manusia karena langsung kelihatan dan nyata. Ezra bila dia mau mengandalkan manusia maka bantuan dari pihak kerajaan langsung bisa datang dan kelihatan. Tetapi Ezra tetap memilih mengandalkan Tuhan, walalupun tidak kelihatan tetapi dia beriman bahwa Allah akan selalu beserta. Mengandalkan Tuhan memang tidak semudah mengandalkan manusia, karena di dalamnya kita membutuhkan iman. [RY]


Yeremia 17:7
“Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!”

Comments

Popular posts from this blog

Tali Sipat

TAK ADA ALASAN