Ezra 5-6



Waktu Tuhan

Mengapa Allah membiarkan pembangunan tertunda hingga pemerintahan Darius? Tentunya Allah memiliki alasan tersendiri mengapa Dia “membiarkan” pembangunan bait suci tertunda hingga waktu pemerintahan Darius. Memang Alkitab tidak menjelaskan alasannya, tetapi satu hal yang harus kita yakini bahwa waktu Allah adalah waktu yang terbaik. Pernyataan “pada waktu itu” (5:3), bisa jadi menunjuk pada satu periode di tahun 520 B.C., satu tahun setelah pemberontakan Babylonia terhadap Persia berhasil di gagalkan (November, 521 B.C). Bila kita merenungkannya secara seksama, tentu semuanya ini ada dalam rencana Tuhan bagi umatNya. Tuhan mengatur dan memakai setiap waktu sedemikian rupa, sehingga semuanya menjadi indah tepat pada waktunya. Termasuk ketika Tatnai, bupati daerah sebelah barat sungai Efrat dan Syetar-Boznai beserta rekan-rekannya mendatangi bangsa Israel, itupun dipakai oleh Tuhan untuk membawa pembaharuan izin pembangunan bait suci kembali oleh raja Darius.
”*Terkadang kita sulit memahami mengapa Tuhan mengijinkan hal yang tidak kita harapkan terjadi dalam hidup kita. Pada saat itu biasanya kita mempertanyakan ke Maha Kuasaan Tuhan dengan bertanya “mengapa ya Tuhan?”. Seolah-olah Allah diam dan mendiamkan hal-hal yang tidak baik terjadi menimpa diri kita. Memang ada banyak hal yang kita tak pahami tentang Allah, jalan dan pekerjaanNya. Tetapi justru di saat seperti itulah seharusnya iman kita bekerja. Walaupun logika kita tak sanggup menyelami waktu Tuhan, tetapi iman kita harus menyakini bahwa apapun yang Tuhan perbuat pasti baik dan indah adanya. Hal inilah juga yang alami dan amini oleh si Pengkhotbah bahwa Allah merancang segala sesuatu indah pada waktunya (Pengkhotbah 3:11) [RY]

Yesaya 55:8-9
“Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.”




Comments

Popular posts from this blog

Tali Sipat

TAK ADA ALASAN