Ezra 4
Jalan Tuhan tak selalu mulus
Tekanan psikologis apa yang diterima oleh bangsa Israel dari lawan-lawannya? Pembangunan bait suci ternyata tidak berjalan mulus. Israel mendapat tantangan dari lawan-lawannya (ay. 1). Mereka berusaha mengacaukan pembangunan dengan berpura-pura ingin membantu, tetapi di tolak oleh Zerubabel. Mengapa ditolak? Karena walaupun mereka menyebut diri sebagai orang-orang yang menyembah Allah tetapi pada prakteknya mereka adalah penyembah-penyembah berhala. Konsep kesucian menjadi alasan penolakan tersebut. Para penyembah berhala tidak punya hak untuk membangun bait suci. Tetapi para musuh Israel ini tidak tinggal diam, mereka mulai melemahkan semangat bangsa Israel dan juga mengajukan surat keberatan pembangunan kepada Raja Ahasyweros, segala kebohongan diajukan dan hasilnya pembangunan terhenti selama 18 tahun (538 SM – 520 SM).
*Tuhan Yesus mengatakan bahwa konsekuensi mengikut Dia adalah menerima kebencian dunia. Itu sebabnya jalan Tuhan tidak selalu mulus. Tantangan dan rintangan biasanya akan datang menghalangi perjalanan iman kita. Konsep ini sangat penting untuk kita miliki, supaya kita memiliki konsep iman yang benar. Terkadang iman dengan realita tidak berjalan seiring tetapi bertolak belakang. Sangat sempitlah pemikiran orang kristen yang menggambarkan bahwa menjadi pengikut Allah pasti kaya, tidak pernah sakit, tidak pernah menderita. Kalau Tuhan Yesus saja menderita di dunia ini bahkan dibenci oleh dunia, demikian juga murid-muridya. Ingat murid tak bisa meleibihi guru [RY]
*Tuhan Yesus mengatakan bahwa konsekuensi mengikut Dia adalah menerima kebencian dunia. Itu sebabnya jalan Tuhan tidak selalu mulus. Tantangan dan rintangan biasanya akan datang menghalangi perjalanan iman kita. Konsep ini sangat penting untuk kita miliki, supaya kita memiliki konsep iman yang benar. Terkadang iman dengan realita tidak berjalan seiring tetapi bertolak belakang. Sangat sempitlah pemikiran orang kristen yang menggambarkan bahwa menjadi pengikut Allah pasti kaya, tidak pernah sakit, tidak pernah menderita. Kalau Tuhan Yesus saja menderita di dunia ini bahkan dibenci oleh dunia, demikian juga murid-muridya. Ingat murid tak bisa meleibihi guru [RY]
Matius 10:24-25a
“Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya. Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya….”
Comments