Ezra 3
Gereja: Identitas kita sebagai umat Allah
Mengapa momentum peletakan dasar bait suci membuat bangsa Israel bersukacita dan para orang tua menangis? Keberadaan bait suci bangsa Israel adalah sesuatu yang penting karena mewakili kehadiran Allah ditengah umatNya. Kehilangan bait suci berarti kehilangan identitas sebagai umat Allah. Oleh sebab itu pembangunan kembali bait suci bukan hanya sekedar membangun tempat ibadah tetapi sebuah momentum pengembalian identitas mereka sebagai umat Allah. Oleh sebab itu sukacita dan tangisan yang diekspresikan bangsa Israel bukan hanya sekedar ekspresi kebahagiaan karena mendapatkan sesautu yang baru tetapi sebuah ekspresi syukur kepada Tuhan atas kebaikanNya. Kebaikan Tuhanlah yang telah mengembalikan identitas mereka sebagai umat Allah. Dan dikembalikannya identitas sebagai umat Allah adalah tanda bahwa Allah telah melakukan rekonsiliasi dan pengampuan kepada bangsa Israel sekaligus penetapan berakhirnya masa pembuangan (penghukuman). Tak ada penghukuman yang paling menyakitkan selain ditinggalkan oleh Allah dan tak ada hadiah yang paling membahagiakan selain diterima kembali oleh Allah sebagai umat dan anak-anakNya.
*Perasaan yang seperti apa yang timbul dalam hati kita takala kita beribadah di dalam gereja? Kalau mau jujur seringkali kita tidak memiliki perasaan apa-apa pada waktu berada dalam gereja. Mengapa? Bisa jadi karena kita sudah terlalu biasa berada disana atau kita menganggapnya hanya sekedar tempat ibadah saja. Pernahkan kita pikirkan bahwa gereja adalah identitas kita juga sebagai umat Allah? dan juga lambang kehadiran Allah ditengah umatNya [RY]
Ulangan 26:8
“TUHAN, aku cinta pada rumah kediaman-Mu dan pada tempat kemuliaan-Mu bersemayam.”
“TUHAN, aku cinta pada rumah kediaman-Mu dan pada tempat kemuliaan-Mu bersemayam.”
Comments