Posts

Taste

Bacaan: Matius 15:13-16 Ayat Mas: Matius 15:13 Rasa membuat makanan dicari dan dikenang orang, Entah itu pedasnya ri-ca-rica, masamnya mangga muda, manisnya coklat, pahitnya kopi, atau asinnya sayur asin. Manusia menyukai makanan yang punya taste (rasa). Kita tidak suka makanan yang hambar, kecuali terpaksa bila sedang sakit. Taste, walaupun hanya sampai di ujung lidah tetapi menjadi sesuatu yang sangat penting. Matius 5:13 juga berbicara tentang taste. Tuhan Yesus menyampaikan bahwa para murid-Nya harus memiliki taste di dunia ini, sehingga kehadiran mereka dirasakan dan dikenang oleh orang lain. Orang kristiani yang yang tidak punya taste ibarat garam yang kehilangan rasa alias tidak ada gunanya. Perkataan itu keras dan begitu tajam, tetapi itulah panggilan yang kita terima dari Tuhan sebagai anak-anak-Nya. Harus memiliki taste supaya kehadiran kita dapat dirasakan dan dikenang oleh orang lain. Oleh sebab itu, hal yang harus selalu kita tanyakan kepada diri kita sendiri, di mana pu...

TAK ADA ALASAN

Baca: Yohanes 13:12-17 Ayat Mas: Yohanes 13:15 Ada sebuah lagu yang biasa kita nya­nyi­kan saat hendak memulai pela­yan­an atau berkomitmen kembali untuk me­la­yan­i. Liriknya berbunyi demikian: Me­la­yan­i, melayani lebih sungguh/Melayani, me­la­yani lebih sungguh/Tuhan lebih dulu me­la­yani kepadaku/Melayani, melayani le­bih sung­guh. Lagu ini mengajarkan kepada kita se­bu­ah alasan mengapa kita harus melayani le­bih sungguh, yaitu karena Tuhan telah le­­bih dulu melayani kita. Bagian firman Tuhan hari ini memuat contoh bagaimana Tuhan lebih dulu melayani manusia. Tuhan ber­inisiatif untuk membasuh kaki murid-mu­­rid-Nya. Membasuh kaki adalah pe­ker­ja­an yang seharusnya dilakukan oleh se­­orang hamba atau seseorang yang me­mi­liki posisi lebih rendah. Jadi, tidak sewajarnya seorang guru mem­ba­suh kaki muridnya. Seharusnya yang terjadi adalah murid mem...

TUJUAN HIDUP

Bacaan hari ini: Matius 6:25-34 Ayat mas hari ini: Matius 6:33 Mungkin kita masih ingat sebuah lagu Sekolah Minggu yang syairnya berkata, “Apa yang dicari orang? Uang! Apa yang dicari orang siang malam pagi petang? Uang, uang, uang, bukan Tuhan Yesus”. Ya, uang. Sudah sekian lama uang menjadi tujuan utama yang dicari manusia semasa hidup di dunia ini. Orang bekerja keras dan memeras keringat hanya untuk uang. Sampai muncul istilah “dengan uang semua bisa diselesaikan”.Manusia rela melakukan apa saja demi uang. Mulai dari yang bekerja lembur siang malam, menggaruk-garuk tempat sampah, menjual baju bekas, atau apa saja, bahkan sampai menjual anak hanya demi uang. Rasanya uang sudah menjadi segala-galanya bagi manusia. Uang bisa mengalahkan keluarga, bahkan Tuhan dalam hidup manusia. Memang benar, uang sudah menjadi tujuan hidup manusia.Ketika Tuhan berbicara supaya kita jangan kuatir akan kebutuhan hidup termasuk uang, bukan berarti Dia menyuruh kita untuk tidak bekerja. Tuhan tidak meny...

HATI YANG TERPAUT

Bacaan hari ini: Matius 19:16-22 Ayat mas hari ini: Matius 19:21 Bacaan Alkitab Setahun: Efesus 4-6 Apabila kita membaca kisah orang muda dalam Matius 19:16-22, kita harus angkat topi untuknya. Mengapa? Karena saat usianya masih muda, ia sudah menjadi orang yang kaya. Tidak hanya itu, ia pun gemar membaca perintah Allah dan menurutinya dalam kehidupan sehari-hari. Andaikata orang muda ini hidup pada zaman sekarang, tentu ia akan menjadi seorang pria ideal dan menjadi idaman banyak orang.Namun sayang, segala hal yang telah ia capai dalam hidupnya tidak membuat Ye-sus terkesan. Sebab Yesus hendak menguji hingga kedalaman hati, yakni apakah hatinya berpaut kepada Allah. Orang muda ini memang berperilaku baik dan selalu menuruti perintah Allah, tetapi ia tidak memiliki hubungan yang akrab dengan Allah, Sang Empunya perintah. Apa buktinya? Ketika Yesus memintanya menjual seluruh harta miliknya, memberikannya kepada orang-orang miskin supaya memperoleh harta di surga, dan kemudian mengikut T...

ANAK TUHAN PETAK UMPET

Bacaan: Matius 5:14-16 Hampir semua dari kita mengenal sebuah permainan anak-anak yang namanya petak umpet. Dalam permainan tersebut, setiap pemain harus bersembunyi sedemikian rupa hingga tak bisa ditemukan oleh pemain yang lainnya. Semakin pintar ia bersembunyi maka semakin hebatlah si pemain. Namun, tidak demikian dengan kekris-tenan. Orang kristiani tidak dipanggil untuk sembunyi, tetapi untuk tampil. Tuhan Yesus menyatakan bahwa kita adalah terang dunia. Terang itu harus tampak atau tampil, tidak boleh disembunyikan. Masalahnya apa yang harus ditampilkan? Tuhan Yesus men-jelaskan lebih lanjut bahwa yang harus ditampilkan oleh orang kristiani bukan perhiasan salib yang menempel di kalung, mobil mewah, atau hal-hal yang berkenaan dengan materi, melainkan kebaikan hati atau perbuatan baik.Menampilkan perbuatan baik bukanlah untuk pamer supaya orang lain melihat kita baik dan dermawan, melainkan kemuliaan Tuhanlah tujuannya. Dalam ayat 16 dikatakan dengan jelas “supaya mereka melihat...

SERIBU BANDING SATU

Bacaan: Kejadian 40 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Mazmur 23:3 Salah satu dialog film Dumb and Dumber yang masih saya ingat adalah ketika Jim Carey menyatakan cinta kepada seorang wanita. Wanita itu menolak tetapi Jim Carey tidak menyerah, Jim bertanya tentang kesempatan yang dia miliki untuk mencintainya, lalu si wanita tersebut mengatakan seribu banding satu. Jim bersorak dengan gembira ”wow, itu berarti saya masih memiliki kesempatan”. Itu adalah kisah konyol dari sebuah film komedi tetapi bila ada orang yang seoptimis Jim maka orang tersebut akan selalu bersyukur atas setiap kesempatan yang dia miliki, walaupun kecil tetapi dia akan menggunakannya sebaik mungkin. Yusuf menjadi orang yang tidak memiliki sebuah pengharapan ketika dia masuk kedalam penjara tetapi dia berhasil melihat sebuah kesempatan yang hampir mustahil ketika dia menterjemahkan mimpi juru minuman dan juri roti raja Firaun. Alkitab mencata bahwa kesempatan itu ke...

SEDERHANA TAPI BERHARGA

Bacaan: Kisah para Rasul 9:36-39 “…manusia melihat apa yang didepan mata, tetapi Tuhan melihat hati” (1 Samuel 16:7) Pelayanan apa yang dianggap paling berharga? Biasanya pikiran kita tertuju langsung kepada pelayanan yang sudah biasa kita lakukan seperti pemimpin pujian, paduan suara, penginjilan pribadi, pembesukan dan lain sebagainya. Sadar atau tidak sadar ternyata kita sudah memersempit arti dari sebuah pelayanan. Hari ini kita belajar dari Dorkas. Siapa Dorkas? Alkitab tidak terlalu banyak member keterangan mengenai beliau. Dorkas hanya disebut sebagai seorang murid perempuan dari Yope, yang memiliki nama lain Tabita dan dia dicatat sebagai orang yang baik hat idan banyak memberi sedekah khususnya dalam hal menjahit pakaian bagi para janda. Jika kita bandingkan dengan para murid Yesus seperti Petrus atau paulus, nama Dorkas kurang populer dan apa yang dilakukannya mungkin tak “sehebat” murid yang lain. Tetapi walaupun demikian apa yang telah dilakukannya tetap berharga di ma...

Makna sebuah Penderitaan

Bacaan: Ayub 1:1 dan Ayub 42:1-6 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau” (Ayub 42:5) Kita sering mendengar ungkapan seperti ini “lho mengapa dia mengalami hal itu ya … padahal dia itu orangnya baik lho … aduh kasihan ya”. Rasanya tidak adil bila ada orang yang baik tetapi hidupnya menderita. Ibarat orang yang tidak bersalah tetapi harus dihukum. Kita selalu memiliki konsep bahwa orang baik itu seharusnya diberkati oleh Tuhan, walaupun mengalami kesulitan tetapi dalam sekejap saja langsung ditolong oleh Allah. Tetapi tidak demikian dengan Ayub. Ayub 1 mencatat bahwa Ayub adalah seorang yang saleh, bahkan Allah sendiri yang memujinya, tetapi heran, dalam pasal-pasal berikutnya yang ditulis dalam kisah Ayub bukanlah berkat Tuhan tetapi penderitaan. Ayub dari seorang yang kaya dalam sekejap menajdi miskin. Dari orang yang sehat menjadi sakit. Anak-anaknya tewas dalam sebuah kejadian. Istri dan teman-temannya meningga...

Halus Tetapi Mematikan

Bacaan: 2 Tawarikh 32:24-33 Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat. Amsal 8:13 Kesombongan. Dosa yang paling disukai oleh Iblis tetapi paling dibenci oleh Allah. Mengapa Iblis menyukainya? Karena kesombongan bersifat halus bahkan kita sering tidak sadar bahwa kita sedang menyombongkan diri dan kesombongan bisa merasuki siapa saja termasuk orang yang memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan. Hizkia contohnya. Membaca seluruh kisah kehidupan Hizkia maka kita bisa mengambil kesimpulan bahwa dia adalah seorang raja yang memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan. Hizkia selalu mendahulukan Tuhan dan taat kepada setiap perintah Tuhan. Maka tak heran jikalau Tuhan memberkati hidupnya. Tetapi sayang seribu sayang, diakhir perjalanan hidupnya dia jatuh kedalam dosa keangkuhan (kesombongan). Dari kisah Hizkia kita bisa belajar bahwa dosa kesombongan bisa merasuki siapa saja termasuk kita...